Jumat, 18 November 2011

Campak dan Imunisasi

Info Kesehatan Kita

Campak dan Imunisasi - Mungkin sudah banyak situs-situs yang memberikan penjelasan mengenai campak, sedikit saja Info Kesehatan Kita akan membahas mengenai penyakit ini. Campak merupakan infeksi virus golongan paramyxovirus dengan genus morbilivirus. Penyakit Campak sangat menular. Gelaja klinis yang tampak pada penderita campak adalah adanya demam/ panas 1 - 4 hari, timbul bercak merah / hitam (Rash) pada permukaan kulit tubuh dan disertai sakit batuk / pilek bahkan conjungtivitis pada mata. Perkembangan penderita penyakit ini khususnya di daerah Yogyakarta mengalami kenaikan di tahun 2011, sampai agustus 2011 mengalami kenaikan jumlah campak dari 17 kasus di tahun 2010 menjadi 26 kasus. Dan yang lebih menyedihkan lagi, penderitanya adalah Balita dengan periode umur 1 - 4 tahun (Sumber Data : Dinas Kesehatan Kab. Kota Yk). Lalu pertanyaannya adalah bagaimana dengan program imunisasi campak ? perlu ditingkatkan kembali.

Pengobatan Campak secara khusus belum ditemukan untuk mengatasi virus ini. Penyakit ini pencegahannya adalah dengan memberikan vaksinasi melalui imunisasi pada anak. Tujuannya untuk menurunkan angka kesakitan/ kematian terhadap penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi seperti penyakit Campak. Biasanya Vaksin Campak disuntikkan pada otot paha atau lengan atas Selain itu perilaku hidup bersih dan sehat harus terus dilakukan untuk mengantisipasi penularan penyakit campak. Salah satunya adalah dengan mencuci tangan, hal tersebut adalah kegiatan kecil namun jika diabaikan resiko terserang penyakitnya tinggi. Budayakan untuk hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit menular seperti campak. Semoga bermanfaat! Salam info kesehatan kita

Rekomendasi Post

16 Responses to “Campak dan Imunisasi”

  • srulz says:
    20 November 2011 04.38

    semoga anak" indonesia sehat" semua... amin.

    linknya udah dipasang mas..

  • Falzart Plain says:
    20 November 2011 14.21

    Campak yang dimaksud apa nih? Morbili ya?

  • adi pradana says:
    20 November 2011 17.40

    @Falzart Plain : iya dok, maaf apakah ada kesalahan dalam pemberian informasi? :) mohon klarifikasinya...

  • Falzart Plain says:
    20 November 2011 18.17

    Bagus kok. Lanjutkan saja! :)
    Saya numpang lewat baca-baca doang kok.

  • Said Arsyad says:
    21 November 2011 15.58

    semoga sehat semua deh, ibu, dan anak terutama..

  • sawali tuhusetya says:
    30 November 2011 09.24

    artikel yang sangat mencerahkan. semoga artikel ini dibaca oleh para ortu, khususnya yang masih memiliki anak2 balita agar secepatnya melakukan imunisasi utk pencegahan campak secara dini.

  • adi pradana | info kesehatan kita says:
    2 Desember 2011 04.53

    @said arsyad : amiin ya rabb

    @sawali tuhusetya : terima kasih, semoga bermanfaat. amin.

  • Ade Perdhana says:
    11 Desember 2011 21.43

    wah, nambah pengetahuan nih :D

  • Aquidea says:
    20 Desember 2011 02.20

    Baru saja kemarin anak kedua saya diberi imunisasi campak... Saya baru tahu kalau belum ada vaksin khusus untuk campak. jadi yang selama ini diberikan hanya untuk pencegahan saja ya?

  • adi pradana | Info Kesehatan Kita says:
    20 Desember 2011 20.31

    @Aquidea : terima kasih telah berkunjung di blog sederhana ini, mencegah lebih baik dari pada mengobati. :)

  • JANK ULUM THEA says:
    21 Desember 2011 01.36

    tapi di artikel lain saya pernah baca,yg namanya suntik vaksin itu bukan nya membuat kita sehat,tapi malah tambah parah,juga rentan kena penyakit, jadi yg benar yg mana ya?

  • adi pradana | info kesehatan kita says:
    21 Desember 2011 05.38

    sejak vaksinasi diberlakukan, kejadian ikutan pascaimunisasi (kipi) jg sering dilaporkan. Masyarakat mulai memperhatikan resiko yg terkait vaksinasi. namun gejala kipi ini sudah diprediksi dan secara klinis biasanya ringan. hal ini sudah teridentifikasi & tercantum pd petunjk pemakaian vaksin. kegagalan vaksin dpt disbbkn oleh bbrapa faktor, yakni menyangkut lifespan vaksin, cara vaksinasi, antibodi maternal, kemampuan membentuk antibodi pd tubuh, dll.

  • nuokovic says:
    14 Juni 2012 07.48

    infonya bisa saya inget buat kelak anak saya nich..

  • nuokovic says:
    14 Juni 2012 07.49

    tanks ganz atas informasinya..

  • Biaya Umroh 2013 says:
    7 Oktober 2012 19.33

    hmm harus lebih wasapada ya rupanya..

  • Harga ONH Plus 2013 says:
    14 Oktober 2012 20.49

    sip buat infonya! :D

Posting Komentar

Terima kasih telah memberi komentar pada blog ini, komentar anda akan kami moderasi dahulu sebelum ditampilkan. Salam Blogger! Follow me @kesehatan_kita